Peran Strategis Komunikasi dalam Memperkuat Nilai Inisiatif Keberlanjutan: Membangun transparansi, kredibilitas, dan kepercayaan stakeholder

Peran Strategis Komunikasi dalam Memperkuat Nilai Inisiatif Keberlanjutan: Membangun transparansi, kredibilitas, dan kepercayaan stakeholder

Executive Summary

Di tengah meningkatnya ekspektasi terhadap transparansi dan akuntabilitas, perusahaan tidak hanya dituntut menjalankan berbagai inisiatif sustainability, namun bagaimana perusahaan mampu mengomunikasikannya secara kredibel kepada para pemangku kepentingan.


Komunikasi kini menjadi bagian dari implementasi sustainability yang berperan dalam membangun kepercayaan, memperkuat reputasi perusahaan, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih berbasis informasi.


Melalui Sustainability Insight Report edisi #17, Olahkarsa membahas peran strategis komunikasi dalam memperkuat nilai berbagai inisiatif sustainability. Laporan ini mengulas urgensi komunikasi di tengah risiko greenwashing, prinsip-prinsip komunikasi yang kredibel, praktik perusahaan global dalam membangun transparansi, meningkatkan keterlibatan stakeholder, dan memperkuat kredibilitas sustainability melalui komunikasi yang efektif.

Full Data Access

Get in-depth data, latest policy analysis, and strategic steps to support your business resilience in this evolving sustainability era.

Document Length: 16 Pages
File Format: PDF
Size: 2.6 MB
Prepared By: Tim Riset Olahkarsa
Language: Bahasa Indonesia

Send Report to My Email

*) Documents usually arrive in your email within 5 minutes.

Related Reports You Might be Interested In

What If Trump's Tariffs Return and How Ready is Indonesia to Become an ESG-Driven and Resilient Supply Chain Hub?

Pada 2 April 2025, Presiden Donald Trump mengumumkan kebijakan “Reciprocal Tariffs” yang memicu gelombang baru proteksionisme global dan mendorong perusahaan menyusun ulang strategi rantai pasoknya. Dalam situasi ini, Indonesia dinilai memiliki pelua...

Read More

Harmoni ESG dan Target Pertumbuhan Ekonomi

Target pertumbuhan ekonomi 8% tidak harus bertentangan dengan keberlanjutan. Melalui harmonisasi antara prinsip ESG dan agenda pertumbuhan tinggi, Indonesia memiliki peluang untuk membangun ekonomi yang lebih resilien, inklusif, dan kompetitif.Namun,...

Read More

Tantangan Ekspor Komoditas Perkebunan Indonesia di Era Regulasi Bebas Deforestasi Uni Eropa

Pemberlakuan EUDR menjadi tantangan besar bagi Indonesia sebagai eksportir komoditas strategis seperti sawit, kayu, karet, kopi, dan kakao. Regulasi ini mewajibkan produk yang masuk ke pasar Uni Eropa bebas dari deforestasi, patuh pada hukum negara a...

Read More