Digitalisasi Pelaporan Keberlanjutan di Indonesia: Akselerasi Integritas data, Akuntabilitas digital, dan Kesiapan menuju PSPK 2027

Digitalisasi Pelaporan Keberlanjutan di Indonesia: Akselerasi Integritas data, Akuntabilitas digital, dan Kesiapan menuju PSPK 2027

Executive Summary


Pelaporan keberlanjutan di Indonesia memasuki fase transformasi dengan disahkannya Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK) oleh DSAK IAI yang selaras dengan IFRS S1 dan S2, efektif 2027. Pergeseran ini menandai perubahan dari pendekatan impact-focused menuju pelaporan yang terintegrasi dengan risiko dan peluang finansial, sehingga menuntut data ESG yang lebih granular, dapat dibandingkan, dan terhubung dengan kinerja keuangan perusahaan. Di sisi lain, pertumbuhan pasar pendanaan hijau menunjukkan tren positif, memperkuat urgensi kesiapan sistem pelaporan yang kredibel.


Namun, tantangan utama masih terletak pada ketergantungan terhadap proses manual, risiko integritas data, serta minimnya verifikasi independen yang membuka potensi greenwashing. Untuk menjawab hal tersebut, pemanfaatan teknologi seperti IoT, AI, dan blockchain menjadi kunci dalam meningkatkan akurasi, transparansi, dan efisiensi pengelolaan data ESG. Baca selengkapnya dalam Sustainability Insight Report.

Full Data Access

Get in-depth data, latest policy analysis, and strategic steps to support your business resilience in this evolving sustainability era.

Document Length: 14 Pages
File Format: PDF
Size: 1.9 MB
Prepared By: Olahkarsa
Language: Bahasa Indonesia

Send Report to My Email

*) Documents usually arrive in your email within 5 minutes.

Related Reports You Might be Interested In

What If Trump's Tariffs Return and How Ready is Indonesia to Become an ESG-Driven and Resilient Supply Chain Hub?

Pada 2 April 2025, Presiden Donald Trump mengumumkan kebijakan “Reciprocal Tariffs” yang memicu gelombang baru proteksionisme global dan mendorong perusahaan menyusun ulang strategi rantai pasoknya. Dalam situasi ini, Indonesia dinilai memiliki pelua...

Read More

Harmoni ESG dan Target Pertumbuhan Ekonomi

Target pertumbuhan ekonomi 8% tidak harus bertentangan dengan keberlanjutan. Melalui harmonisasi antara prinsip ESG dan agenda pertumbuhan tinggi, Indonesia memiliki peluang untuk membangun ekonomi yang lebih resilien, inklusif, dan kompetitif.Namun,...

Read More

Tantangan Ekspor Komoditas Perkebunan Indonesia di Era Regulasi Bebas Deforestasi Uni Eropa

Pemberlakuan EUDR menjadi tantangan besar bagi Indonesia sebagai eksportir komoditas strategis seperti sawit, kayu, karet, kopi, dan kakao. Regulasi ini mewajibkan produk yang masuk ke pasar Uni Eropa bebas dari deforestasi, patuh pada hukum negara a...

Read More