Executive Summary
Waste to Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dipandang sebagai solusi yang dapat menjawab dua tantangan besar Indonesia secara bersamaan, yaitu pengelolaan sampah dan transisi energi. Dengan timbulan sampah yang terus meningkat dan kebutuhan pengembangan energi yang lebih berkelanjutan, WtE menawarkan peluang untuk mengurangi beban TPA sekaligus menghasilkan energi dari sampah yang tidak dapat dimanfaatkan kembali.
Di tingkat global, perkembangan WtE memperlihatkan tren pertumbuhan yang kuat, didukung oleh pengalaman berbagai negara seperti Denmark, Swedia, dan China yang berhasil mengintegrasikan pemulihan energi dalam sistem pengelolaan sampah mereka. Sementara itu, Indonesia memasuki babak baru melalui Perpres Nomor 109 Tahun 2025 yang menempatkan Danantara sebagai koordinator utama program PSEL nasional, dengan dukungan investasi sekitar Rp91 triliun untuk pengembangan fasilitas di berbagai wilayah.
Selain berkontribusi terhadap pengurangan emisi metana dari TPA dan mendukung target Net Zero Emission 2060, program PSEL juga membuka peluang investasi berkelanjutan, penciptaan lapangan kerja, serta pengembangan instrumen pembiayaan hijau. Namun, keberhasilan implementasinya memerlukan penguatan tata kelola, integrasi kebijakan, pengelolaan sampah dari hulu, kepatuhan terhadap standar lingkungan, serta partisipasi berbagai pemangku kepentingan.
Sustainability Insight Report ini membahas lanskap global Waste to Energy, pengalaman berbagai negara, kerangka regulasi dan implementasi PSEL di Indonesia, hingga peluang, tantangan, dan faktor penentu keberhasilan program dalam mendukung transisi energi dan pembangunan berkelanjutan nasional. Unduh GRATIS sekarang!
Full Data Access
Get in-depth data, latest policy analysis, and strategic steps to support your business resilience in this evolving sustainability era.
Send Report to My Email
*) Documents usually arrive in your email within 5 minutes.